Pada hari ini, Sabtu (2/3/2024) di wilayah Kalurahan Pakembinangun telah terselenggara acara doa bersama dan nyadran di tiga tempat. Yang pertama si Padukuhan Pakemgede tepatnya di masjid Pakemgede. Acara dimulai dengan sambutan Nanang Kurniawan Sekti, ST. sebagai dukuh Pakemgede, dilanjutkan dengan sambutan Pj. Lurah Pakembinangun, Sunardi S.IP., M.AP. dan menyampaikan stimulan dari Pemerintah Kalurahan Pakembinangun.
Pengajian dalam acara doa bersama ini diisi olwh Komrul Huda, S.Ag. yang menyampaikan bahwa sangat penting mendoakan orang yang audah meninggal dunia
Nyadran berikutnya di Padukuhan Sambi yang bertempat di makam Sambi dimulai pada pukul 08.30 WIB sampai selesai. Pemerintah Kalurahan memberikan stimulan kepada panitia penyelenggara nyadran melalui Kamituwa.
Acara di sambi berjalan dengan lancar hingga akhir sampai acara menabur bunga secara bersama-sama.
Yang ketiga yaitu di Padukuhan Demen bertempat di makam Demen. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai selesai.
Di sela sambutannya, Pj. Lurah atas nama Pemerintah Kalurahan memberikan stimulan kepada panitia penyelenggara nyadran.
Nyadran di Demen berbeda dengan nyadran-nyadran di tempat lain karena ada Kirab yang merupakan arak-arakan peserta Nyadran menuju ketempat upacara adat dilangsungkan yaitu di Makam Rukun Waris, di mana dalam kirab tersebut akan di awali oleh bregodo Kyai Santri, dengan iringan gunungan dan tumpeng kenduri serta pengombyong, yang untuk selanjutnya gunungan dan tumpeng kenduri diserahkan oleh pemimpin bregodo kepada Mbah Kaum untuk di doakan bersama sebelum di bagikan ke masyarakat. Selain itu ada doorprice di akhir acara yang membuat acara semakin meriah
Tabur bunga di makam leluhur masing-masing, mbah Santri dan mantan Dukuh Demen. Ujub yaitu menyampaikan Ujub atau maksud dari serangkaian upacara Nyadran oleh Rois. Doa, Rois memimpin kegiatan doa bersama yang ditujukan untuk roh leluhur yang sudah meninggal. Kembul Bujono dan Tasyukuran, setelah dilakukan doa bersama kemudian dilanjutkan dengan makan bersama. (US)