Minggu, (3/03/2024) di wilayah Kalurahan Pakembinangun terselenggara acara nyadran di tujuh lokasi dalam satu hari yaitu di makam Kertodadi, Paraksari, Sempu, Tegalsari, Duwetsari, Gambiran, Pakemtegal. Acara ini merupakan nyadran hari ketiga di wilayah Kalurahan Pakembinangun. Hari pertama di makam Wonogiri, hari kedua di makam Sambi, Demen dan doa bersama di Masjid Pakemgede.

Nyadran di hari Minggu ataupun hari libur lebih banyak yang hadir dibandingkan hari-hari lainnya karena yang bekerja mendapatkan kesempatan untuk mengikutinya. Antusias para ahli waris yang mengikuti nyadran mengirimkan doa untuk para leluhurnya karena acara nyadran hanya satu tahun sekali.

Bahkan acara nyadran dijadikan ajang silaturahmi bertemu dengan sanak saudara untuk bisa berziarah di makan para leluhur mereka yang telah tiada. Mereka yang dari luar kota pun melonggarkan waktunya untuk datang ke kampung halaman agar bisa nyadran bersama-sama.

Nyadran pada hari ini dimulai pada pukul 08.00 WIB ataupun 08.30 WIB hingga selesai. Pada umumnya, acara diawali dengan doa pembuka, sambutan lurah atau yang mewakili, sambutan dukuh, membaca doa tahlil, pengajian, menabur bunga ke makam dan diakhiri dengan acara ramah tamah dengan keluarga.

Dari Pemerintah Kalurahan Pakembinangun telah memberikan stimulan berupa uang tunai kepada panitia nyadran di masing-masing padukuhan ataupun dusun yang menyelenggarakan nyadran. Stimulan disampaikan oleh Lurah ataupun pamong kalurahan yang dijadwalkan mendampingi nyadran.(US)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *